Pertikaian Dua Dunia

Para wanita yang menutupi diri mereka dengan kerudung menyiarkan kepada dunia ini bahwa “kami tidak lebih dari sekadar organ seksual”, dari ujung kepala hingga ujung kaki. Ini sebuah penghinaan. Jilbab merendahkan wanita; merampoknya dari kemanusiaannya dan merendahkannya hanya menjadi sebatas obyek seks. Wanita berjilbab tidak dapat menuntut respek dari orang lain karena ia sendiri tidak menghormati dirinya sendiri.

Apa artinya jilbab? Itu dimulai ketika Muhammad yang sudah tua melihat para pria muda menatap para istrinya yang masih muda dan cantik. Maka ia memerintahkan mereka untuk menutupi diri mereka dari mata para pria.

clash

Seorang pemuda Australia mengirimi saya daftar pertanyaan yang mengekspresikan keprihatinannya sebagai seorang Muslim yang tinggal di Australia. Saya yakin ini dapat memberikan pencerahan mengenai bagaimana orang Muslim berpikir dan apa yang menjadi perhatian mereka. Saya menyertakan jawaban-jawaban saya. 

Saya siswa tahun ke-11 dari Sekolah …. Proyek riset saya berfokus pada hipotesa berikut ini “Mengapa orang muda Islam kehilangan koneksi dengan agama mereka di Australia?”

Saya akan menulis sebuah esai yang akan membahas isu-isu pokok yang dihadapi kaum muda Muslim di Australia, yang dapat menggambarkan pentingnya memberikan dukungan bagi kaum muda Muslim di Australia.  

Saya berniat mewawancarai sejumlah pakar mengenai apakah mungkin falsafah Islam tradisional eksis dengan harmonis di Australia untuk mengembangkan pemahaman yang lebih baik mengenai budaya islami. Saya juga akan melakukan survey-survey terhadap komunitas yang lebih luas untuk mengembangkan sebuah pemahaman mengenai opini publik berkenaan dengan isu ini.

Sebelumnya saya berterimakasih untuk kerjasama anda.

1- Bagaimanakah kaum muda Muslim dapat kehilangan keyakinan mereka sehubungan dengan kurangnya pendidikan?  

Orang Muslim mulai kehilangan/meragukan keyakinan mereka; ini melanda kaum muda juga orang tua, dan alasannya beragam. Islam tidak sejalan dengan sains, nilai-nilai etis dan moral, dengan demokrasi dan dengan akal sehat.   

Dua faktor yang memberi sumbangsih bagi pertumbuhan Islam, yaitu: a) kebodohan/ketidakpedulian dan b) kekuatan brutal. Islam senantiasa tidak sejalan dengan nilai-nilai yang disebutkan di atas. Orang Muslim tidak diperbolehkan mempertanyakan Islam.

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menanyakan (kepada Nabimu) hal-hal yang jika diterangkan kepadamu akan menyusahkan kamu … Sesungguhnya telah ada segolongan manusia sebelum kamu menanyakan hal-hal yang serupa itu (kepada Nabi mereka), kemudian mereka tidak percaya kepadanya” (Sura 5: 101-102) 

Para otoritas Muslim (ulama, cendekiawan Muslim) berusaha sekuat tenaga untuk menjaga agar orang Muslim tetap bodoh dan menanamkan dalam diri mereka fanatisme agama. Namun demikian, hal ini mustahil dilakukan di zaman internet sekarang ini. Kini setiap orang dapat mengakses informasi apapun dan orang Muslim mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang tidak boleh mereka ajukan dan ketika mereka mendapatkan jawabannya, mereka kehilangan iman mereka. Tidak ada yang dapat dilakukan pihak otoritas Muslim yang penghidupannya bergantung kepada Islam untuk menghentikan eksodus orang-orang Muslim dari Islam selain dari benar-benar melarang internet. Namun hal itu pun nampaknya mustahil dilakukan, dan orang Muslim akan terus kehilangan iman mereka dan meninggalkan Islam, dan proses ini akan semakin cepat di masa depan. 

Pendidikan adalah penyebab utama mengapa orang Muslim kehilangan keyakinan mereka. Lalu anda berpikir tidak memberikan pendidikan kepada mereka adalah solusinya? Itulah yang dipercayai orang Muslim sejati seperti al Qaeda dan Boko Haram. Faktanya, pandangan mereka sangat sejalan dengan Islam. Tetapi itu membutuhkan syarat lainnya.  

2. Bagaimana kaum muda Muslim dipengaruhi oleh budaya Barat?

Apa yang anda maksudkan dengan budaya Barat? Apakah anda berbicara mengenai kesetaraan pria dan wanita, demokrasi, hak-hak yang sama bagi semua orang tanpa memandang apa agama mereka, kebebasan nurani dan berkeyakinan, kebebasan berbicara, menghormati hak anak-anak untuk menikmati masa kanak-kanak mereka? Walaupun nilai-nilai ini berasal dari pencerahan ( enlightenment ) Barat, namun merupakan nilai-nilai yang universal, yang dianut semua orang dari berbagai budaya dan ras tidak terkecuali orang Muslim. Orang Muslim tidak dapat mengadopsi nilai-nilai ini karena bertentangan dengan Quran dan sunnah nabi mereka. Dalam Islam, wanita tidak setara dengan pria. Semua orang tidak mempunyai hak yang sama. Islam menganjurkan perbudakan dan memandang non Muslim sebagai kaum yang inferior, najir/kotor, dan warga negara kelas dua. Islam mengijinkan pernikahan kanak-kanak usia 9 tahun dan menurut beberapa mazhab sebenarnya tidak ada batasan umur minimal untuk menikah. Khomeini bersetubuh dengan seorang anak perempuan berusia 5 tahun (lihat: Khomeini had intercourse with a five years old girl) atas ijin ayah anak itu. 

Banyak orang Muslim yang baik dan ketika mereka membandingkan agama mereka dengan apa yang disebut sebagai nilai-nilai Barat yang berdasarkan perikemanusiaan, mereka melihat inferioritas agama mereka dan kehilangan keyakinan mereka. 

Islam tidak hanya tidak sejalan dengan zaman kita, Islam tidak sejalan dengan zaman apapun. Budaya-budaya yang telah ditaklukkan melalui invasi Islam sebelumnya merupakan budaya-budaya yang lebih superior dari Islam. Semua budaya itu telah hilang.  

3- Mengapa banyak kaum muda Muslim yang minum alkohol dan terlibat narkoba?

Islam telah kehilangan legitimasinya. Orang Muslim menyadari hal ini dan sejak itu banyak dari mereka yang tidak dapat menemukan jalan yang baru untuk diikuti sehingga kemudian mereka menyerah kepada hedonisme. Islam adalah kapal karam. Jika anda tetap tinggal di dalamnya, anda akan tenggelam. Orang Muslim harus menemukan kapal yang baru. Ini adalah pilihan pribadi dan setiap orang harus menemukan jalan spiritualnya. Lebih baik orang Muslim minum alkohol dan terlibat hubungan seksual di luar nikah daripada menjadi pengebom bunuh diri. Di antara dua jenis kejahatan, lebih baik memilih yang tidak terlalu buruk. Namun demikian, hedonisme dan materialisme tetap akan membuat orang merasa adanya kekosongan spiritual. Orang-orang ini pada akhirnya ingin menemukan jalan spiritual dan mereka akan menemukannya.    

4- Apakah kaum muda Muslim terlalu banyak mendapatkan kebebasan di Australia?  

Ini adalah pertanyaan yang berasal dari mentalitas Muslim dan ini adalah pertanyaan yang salah. Dunia ini berubah. Kita tidak lagi dapat membatasi kemerdekaan orang. Dewasa ini anak-anak mempunyai akses kepada semua informasi dan terhubung dengan semua orang dari berbagai budaya. Anda tidak dapat membatasi kebebasan mereka. Anda dapat melakukannya secara fisik, seperti yang mereka lakukan di negara-negara Islam, tetapi anda tidak dapat mengontrol pikiran mereka. Bagaimana anda dapat membatasi pikiran orang yang telah dimerdekakan? Apakah anda akan merantainya? Apakah anda akan mencambuknya? Kita harus meninggalkan pemikiran yang terbelakang dan primitif ini dan merangkul perubahan. Dengan kebebasan, Islam akan kalah dan orang Muslim akan menang. Mereka tidak akan menang sebagai orang Muslim tetapi sebagai manusia. Inilah identitas kita, dan bukan Islam.

5- Apa yang dapat dilakukan untuk menolong kaum muda untuk memperbaiki hubungan mereka dengan Islam?

Mengapa kita harus melakukan hal itu? Apa untungnya? Jika orang bertanya apa yang dapat dilakukan untuk menolong orang makan tanah, bukankah kita seharusnya bertanya mengapa?  Apakah yang telah dicapai oleh orang-orang yang telah memperbaiki hubungan mereka dengan Islam? Banyak dari mereka yang bergabung dengan jihad, dan menjadi pengebom bunuh diri. Bahkan orang-orang yang tidak bergabung dengan jihad menjalani hidup yang menyedihkan yang dipenuhi kebodohan, kemalasan, dan kebencian terhadap orang lain. Bukankah seharusnya pertama-tama kita memastikan bahwa Islam adalah agama yang sejati dari Tuhan? Anda nampaknya telah mempercayainya begitu saja. Tetapi adakah bukti untuk kepercayaan seperti itu? Tidak! Sama sekali tidak ada bukti bahwa Islam adalah agama yang sejati. Semua fakta menunjukkan bahwa Islam bukanlah agama yang sejati. Quran berisi ribuan kesalahan, dan Muhammad menjalani hidup yang sangat tidak suci. Sebelum berusaha memperbaiki hubungan kita dengan Islam kita harus memastikan bahwa Islam benar-benar dari Tuhan. Inilah yang tidak dapat dilakukan orang Muslim selama 1400 tahun dan sekarang mereka bisa. Internet memungkinkan setiap orang Muslim untuk mencari kebenaran tanpa membahayakan nyawa mereka.       

6- Apakah konsekuensi dari kaum muda Muslim yang kehilangan hubungan mereka dengan Islam? 

Mereka akan berhenti membagi dunia antara orang beriman dan orang kafir, dan akan kehilangan konsep “kami versus mereka”. Mereka akan mulai memandang diri mereka pertama-tama sebagai manusia, dan anggota dari keluarga besar umat manusia. Alih-alih belajar bahwa orang tidak beriman akan masuk neraka dan bahwa sebagai orang Muslim mereka harus memisahkan diri dari orang tidak beriman seperti yang diajarkan dalam Sura 3:28 dan banyak ayat lainnya,  mereka akan mempelajari sains, menyukai pendidikan dan kemajuan. Alih-alih mengejar kemartiran dan mengimpikan para perawan, mereka akan bekerja untuk membuat dunia ini lebih baik dan berkontribusi untuk kesejahteraan umat manusia.  

Bandingkan negara-negara Muslim dengan negara-negara non Muslim. Mengapa orang Muslim melakukan segala sesuatu untuk meninggalkan negara Islam dan tinggal di negara-negara non Muslim? Bukankah Islam ada hubungannya dengan keterbelakangan orang Muslim?

Saran saya kepada orang Muslim yang ingin tetap mempertahankan hubungan mreka dengan Islam adalah silahkan kembali ke dunia Islam mereka dan meninggalkan negara-negara non Muslim untuk orang-orang kafir dan para pendosa. Jika anda menginginkan Islam, anda akan mendapatkannya dengan berlimpah di Arab Saudi, Pakistan, dan di tempat asal anda. Silahkan berkemas dan pergi, tinggalkan kami sendiri. Kami tidak menginginkan Islam dan ke-72 bidadari anda. Anda dapat memiliki mereka semua. Mengapa harus membagi mereka dengan orang lain?

 

7- Apakah menurut anda sikap Australia kepada orang Muslim membawa dampak negatif pada mereka?

Orang Muslim telah bermigrasi ke negara-negara Barat tanpa berintegrasi. Mereka tidak menyembunyikan penghinaan dan kebencian mereka terhadap negara baru yang mereka diami. Mereka menganggap diri mereka lebih baik dan superior, menuntut hak-hak istimewa seperti mushola, daging halal disediakan di institusi publik, menghilangkan kebebasan berbicara jika hal itu menyakiti mereka, dan sebagainya. Mayoritas mereka tidak berkontribusi bagi ekonomi dan hidup sejahtera, menikmati pajak yang dibayarkan orang lain. Dan seperti yang ditunjukkan statistik, tingkat kejahatan mereka jauh lebih tinggi daripada orang lain. Kebanyakan orang Muslim mendukung atau membenarkan terorisme Islam. Adalah normal jika orang mulai bereaksi terhadap perilaku yang sama sekali tidak benar itu. Segalanya akan memburuk dan di beberapa negara terjadi konfrontasi antara non Muslim dan orang Muslim. Kita adalah manusia dan kita mempunyai batas kesabaran. Isi bejana kesabaran orang non Muslim berkelimpahan.      

Jawabannya bukanlah menuntut orang lain mundur dan lebih menyesuaikan diri dengan kita. Sudah saatnya orang Muslim mengeluarkan kepala mereka dari dalam pasir dan belajar bahwa toleransi adalah jalan dua arah. Bagaimana non Muslim diperlakukan di negara Islam? Mereka dianiaya, dibunuh, dipenjarakan dan bahkan tidak dapat mengadakan kelas pendalaman Alkitab di rumah mereka sendiri bersama sahabat-sahabat mereka. Namun orang Muslim di negara-negara non Muslim tetap menuntut lebih banyak hak istimewa, ingin membangun mesjid raya dimana-mana dan mempromosikan kebencian mereka terhadap tempat/negara kediaman induk semang mereka. 

Satu hal yang absen dalam jiwa orang Muslim adalam Hukum Emas. Orang Muslim menganggap tidak salah jika melecehkan hak orang lain sementara mereka menuntut agar kebutuhan mereka harus dipenuhi.

Mengapa anda tidak memperbaiki pertanyaan di atas, dan bertanya: Sebagai orang Muslim apa yang dapat kami lakukan untuk mendapatkan kepercayaan orang Australia yang telah membuka pintu-pintu mereka bagi kami dan mengijinkan kami untuk melarikan diri dari neraka Islam? Itu adalah pertanyaan yang jujur.

 

8- Apakah implikasi para wanita muda Muslim yang kehilangan identitas dan cara berpakaian mereka yang islami? 

Implikasinya adalah mereka kehilangan identitas mereka sebagai vagina yang berjalan dan menjadi manusia. Manusia normal menutupi bagian-bagian tubuh mereka yang bersifat pribadi. Seorang wanita, yang menganggap seluruh tubuhnya harus ditutupi, mengirimi pesan bahwa seluruh tubuhnya adalah bagian yang pribadi, bahwa setiap inchi tubuhnya adalah perpanjangan dari vaginanya dan bersifat erotis. Mengapa para wanita di Pakistan harus disebut “awra”? Kata awra berasal dari bahasa Inggris “awry”. Artinya buruk, cacat. Kata itu juga pudenda (alat kelamin wanita), dan sesuatu yang memalukan yang harus ditutupi. Dan itulah sebutan bagi para wanita di Pakistan.

Para wanita yang menutupi diri mereka dengan kerudung menyiarkan kepada dunia ini bahwa “kami tidak lebih dari sekadar organ seksual”, dari ujung kepala hingga ujung kaki. Ini sebuah penghinaan. Jilbab merendahkan wanita; merampoknya dari kemanusiaannya dan merendahkannya hanya menjadi sebatas obyek seks. Wanita berjilbab tidak dapat menuntut respek dari orang lain karena ia sendiri tidak menghormati dirinya sendiri.

Apa artinya jilbab? Itu dimulai ketika Muhammad yang sudah tua melihat para pria muda menatap para istrinya yang masih muda dan cantik. Maka ia memerintahkan mereka untuk menutupi diri mereka dari mata para pria dan dengan keras mengingatkan orang-orang beriman, Nabi itu (hendaknya) lebih utama bagi orang-orang mukmin dari diri mereka sendiri dan isteri-isterinya adalah ibu-ibu mereka” (Sura 33:6) “Apabila kamu meminta sesuatu (keperluan) kepada mereka (isteri- isteri Nabi), maka mintalah dari belakang tabir. Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka. Dan tidak boleh kamu menyakiti (hati) Rasulullah dan tidak (pula) mengawini isteri- isterinya selama-lamanya sesudah ia wafat. Sesungguhnya perbuatan itu adalah amat besar (dosanya) di sisi Allah” (Sura 33:53).

Ia juga menasihati para istrinya, “Hai isteri-isteri Nabi, siapa-siapa di antaramu yang mengerjakan perbuatan keji yang nyata, niscaya akan dilipat gandakan siksaan kepada mereka dua kali lipat. Dan adalah yang demikian itu mudah bagi Allah” (Sura 33:30). “Hai isteri-isteri Nabi, kamu sekalian tidaklah seperti wanita yang lain, jika kamu bertakwa. Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya dan ucapkanlah perkataan yang baik” (Sura 33:32).

Seperti yang anda lihat, sudah jelas bahwa jilbab adalah cara Muhammad untuk mengontrol para istrinya. Jilbab tidak ada hubungannya dengan kesucian dan kesalehan. Jilbab berkaitan dengan kecemburuan dan paranoia Muhammad terhadap para pria muda, jangan-jangan mereka akan menikahi istri-istrinya setelah ia wafat.

 

9- Peran apakah yang dimiliki media sosial terhadap kaum muda Muslim sehingga mereka kehilangan identitas islami mereka?

Internet dan media sosial membuka jalan bagi orang Muslim untuk membandingkan nilai-nilai non Muslim yang dinamis dengan nilai-nilai Islam yang primitif dan sudah membatu sehingga mereka tidak mempunyai harapan melepaskan diri dari zaman kegelapan abad ke-7.   

Ini adalah pertempuran yang diwarnai kekalahan. Anda dapat menggoyangkan badan tetapi anda tidak dapat menggoyahkan pikiran. Orang Muslim sedang bangun dari tidur dan menyadari bahwa penyebab keterbelakangan mereka adalah Islam. Agama ini tidak memberikan harapan, tidak di dunia ini dan di akhirat juga tidak. Janji bidadari untuk para syahid tidak dapat membodohi otak yang berpikir. Pesan “bunuh orang lain agar anda dapat berhubungan seks selamanya” hanya dapat membuat orang bodoh terkesan. Kita sedang memasuki pencerahan jaman baru. Kita menemukan bahwa pertama-tama dan yang terutama kita adalah manusia. Keyakinan yang membagi-bagi manusia dan mempromosikan kebencian terhadap orang lain tidak berasal dari Tuhan. Orang Muslim membaca dan mempertanyakan Quran dan mereka melihat bahwa buku ini salah mengenai banyak hal. Saya menubuatkan kejatuhan Islam dalam dekade-dekade mendatang. Orang Muslim tidak lagi dapat memendam kepala mereka di pasir dan berlagak mereka tidak melihat. Terorisme Islam adalah hasil Islam dan menyangkalinya sudah tidak memungkinkan lagi. Orang Muslim sedang melihat kebenaran. Mereka sedang meninggalkan Islam dan eksodus ini akan bertumbuh di tahun-tahun mendatang. 

Mengapa ada orang yang ingin tetap mempertahankan identitas islaminya? Bukankah identitas anda sebagai manusia sudah cukup? Islam menghancurkan semua kebudayaan, membantai, memperkosa dan menjarah orang dan melecehkan budaya mereka yang superior dengan cara memberlakukan kebiadaban. Mengapa kita memerlukan identitas ini? Islam tidak lain adalah penyebab kejatuhan kita dan akan terus menjadi sumber kehinaan kita dalam dunia. Mengapa kita harus mengidentifikasi diri kita dengan teroris dan orang biadab? Orang Muslim adalah satu-satunya kaum yang memegang agama mereka sebagai identitas mereka. Itu terjadi karena Islam telah merampok identitas mereka, melecehkan budaya mereka dan menghancurkan kewibawaan mereka sebagai manusia. Mereka tidak punya sesuatu yang lain untuk dianut. Orang lain pertama-tama mempunyai kemanusiaan mereka sebagai identitas diri, lalu budaya mereka. Orang Muslim tidak mempunyai kebudayaan. Tidak ada sisa dari kebuadayaan mereka. 

Anda tinggal di Australia. Mengapa anda tidak dapat menjadi orang Australia seperti orang-orang lain? Dan jika itu lebih rendah daripada standar anda, mengapa anda tidak pulang saja ke kampung halaman/negara Islam anda? Apa gunanya datang ke negara non Muslim dan ingin mengubahnya menjadi negara Islam? Jika Islam lebih baik, mengapa pindah? Mengapa anda tidak pulang saja? 

Ali Sina adalah seorang mantan Muslim Iran-Kanada dan pendiri Faith Freedom International, yang digambarkannya sebagai akar rumput pergerakan mantan Muslim. ia adalah penulis buku Understanding Muhammad dan sedang mencari penerbit untuk buku terbarunya: The Life of Muhammad under the Light of Reason, which is a complete Biography of the Prophet of Islam.