Apakah Mimpi Adalah Pesan Dari Tuhan?

Muhammad adalah nabi palsu karena buah-buahnya beracun. Itulah satu-satunya kriteria sahih yang harus kita gunakan. Mimpi dan mujizat bukanlah kriteria yang tepat. Semua itu dapat sangat menyesatkan karena dapat diadakan dengan sangat mudah oleh para penipu. Tetapi anda tidak dapat tertipu dengan melihat buah-buah yang dihasilkan oleh orang yang mengklaim dirinya sebagai nabi. Tuhan adalah Kasih. Pengajaran/pesan Muhammad adalah pengajaran kebencian. Bagaimana mungkin Tuhan memberikan pesan yang sedemikian jahatnya kepada umat manusia?


Oleh Ali Sina, 26 Juli 2013

 

Halo Ali, apa kabar?

Saya seorang agnostik berusia 16 tahun, dan saya sangat bingung. Saya melihat semua “keajaiban” tentang Islam seperti angka 19, deskripsi-deskripsi ilmiah dalam Quran, dan sebagainya.

Bagaimana saya harus menyikapinya?

Saya juga senantiasa penasaran dan mencari di Google kata-kata kunci seperti “keajaiban Quran” atau “bukti bahwa Quran berasal dari Tuhan”.

Saya tidak tahu apa yang menimbulkan rasa ingin tahu saya itu, tetapi hal itu telah membuat saya merasa bingung dan sedih.

Terima-kasih

Hal-hal ini juga membingungkan saya:

http://www.youtube.com/watch?v=8vgkQ6JiJz4

http://www.youtube.com/watch?v=0wuFFX3M0oY

Lewis yang baik.

Tidak ada salahnya menjadi bingung, selama anda ingin tahu karena rasa ingin tahu adalah hal yang sangat baik. Anda harus kuatir jika pikiran anda terjebak dalam keyakinan dan iman. Oleh karena kebenaran itu tidak terbatas, maka pencaharian kebenaran merupakan perjalanan tanpa akhir. Anda tidak akan pernah tiba di ujung ketidakterbatasan.

Mengenai keajaiban-keajaiban dalam Quran, semuanya itu tidak ada. Orang Muslim telah merekayasa ratusan keajaiban yang menurut mereka merupakan bukti bahwa Quran berasal dari Tuhan. Mereka keliru dalam 2 hal. Pertama, apa yang mereka sebut sebagai keajaiban atau mujizat adalah menipu diri sendiri dan merupakan produk dari penafsiran yang salah. Kedua, sekalipun ada hal-hal yang tidak lazim dalam Quran, semua itu tidak membuktikan bahwa kitab tersebut berasal dari Tuhan, melainkan dari Setan. Mari kita berasumsi bahwa Setan ingin menipu orang banyak. Tentulah tidak ada cara yang lebih baik yang dapat digunakannya selain membuat beberapa trik untuk menipu orang-orang yang polos, bukan?

Yesus mengingatkan para murid-Nya, “Sebab mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan dimunculkan, dan mereka akan memberi tanda-tanda yang dahsyat dan keajaiban-keajaiban sehingga menyesatkan, bahkan jika mungkin mereka yang terpilih” (Mat.24:24). Ia mengulangi peringatan ini dalam Matius 24:11 “Dan banyak nabi palsu akan dimunculkan dan mereka akan menyesatkan banyak orang”. Nampaknya Ia beranggapan bahwa hal ini sangatlah penting untuk diperhatikan sehingga Ia mengulanginya lagi, “Namun, waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dalam pakaian bulu domba, tetapi di dalamnya mereka adalah serigala yang buas” (Mat.7:15).

Jika saya mengklaim bahwa saya adalah seorang dokter dan anda meminta buktinya, dapatkah saya menggunakan kelinci yang keluar dari topi sebagai bukti? Sudah tentu tidak bisa! Bukti bahwa saya adalah seorang dokter adalah apakah saya dapat menyembuhkan orang. Jadi bagaimana kita bisa tahu jika ada orang yang mengklaim dirinya sebagai nabi mengatakan kebenaran atau tidak? Yesus berkata, “Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka seutuhnya” (Mat.7:16)

Dari buah-buah mereka! Inilah satu-satunya kriteria yang Ia berikan dan itu dapat diterima semua orang tanpa harus menjadi orang yang percaya kepada Yesus, karena kriteria itu sangat masuk akal. Ia tidak mengatakan agar kita melihat pada tanda-tanda ajaib yang dilakukan orang-orang itu karena Ia tahu orang dapat memberikan berbagai macam trik dan menipu orang-orang pilihan sekalipun, dan Ia benar.

Jadi, mujizat-mujizat juga dapat trik-trik atau pekerjaan Setan. Dalam kasus Muhammad, kedua-duanya bukan, karena ia tidak pernah melakukan mujizat. Saya telah menulis sebuah artikel berjudul Did Muhammad Perform Miracles?dimana saya mengutip Quran untuk menunjukkan bahwa ia sendiri mengakui ia tidak dapat membuat mujizat. Ia mengklaim bahwa Quran adalah satu-satunya mujizatnya. Tetapi tidak ada mujizat dalam Quran. Kitab itu penuh dengan kekeliruan dan kejanggalan. Seorang teman saya telah menemukan lebih dari 1.000 kesalahan dalam Quran (lihat: 1000mistakes.com). Ini adalah situs yang sangat besar yang ditulis untuk para periset yang serius. Jika anda menginginkan daftar singkat kesalahan-kesalahan dalam Quran, anda dapat melihatnya di: here.

Dalam this article, saya telah membahas semua klaim yang dibuat oleh Zakir Naik untuk membuktikan bahwa Quran penuh mujizat dan menyangkali semua itu. Saya menerbitkan artikel tersebut 9 tahun yang lalu dan mengirimkan tautannya kepada Dr. Naik dan mengundangnya untuk memberi respon. Saya masih menunggu, tetapi tidak menahan nafas saya. Tidak seorangpun orang Muslim yang datang untuk membelanya juga. Saya memberikan $50.000 kepada orang Muslim manapun yang dapat membuktikan bahwa Islam itu benar. Waktu sudah berlalu 11 tahun sejak saya memberikan tawaran itu, dan sampai sekarang belum ada orang yang menyanggupinya.

Bila satu-satunya kriteria untuk mengenali seorang nabi adalah melalui buah-buah yang dihasilkannya, mari kita melihat buah-buah Muhammad. Ia menjarah desa-desa dan kota, membantai orang-orang yang tidak bersenjata dan menjadikan para wanita dan anak-anak mereka sebagai budak. Ia kemudian menjual para tawanan yang tidak berdaya itu dan memerkosa gadis-gadis mereka yang cantik. Ia menganjurkan agar para pengikutnya untuk melakukan hal yang sama. Ini hanya beberapa contoh kejahatan yang dilakukannya. Bagaimana mungkin orang seperti itu disebut sebagai nabi Tuhan?

Kemudian lihatlah perbuatan-perbuatan orang-orang Muslim. Sejak tragedi 9/11 situs thereligionofpeace.com melakukan banyak pencatatan, ada lebih dari sekitar 4,5 serangan teroris setiap hari, dan semunya dilakukan oleh orang Muslim. Para korban dari kejahatan-kejahatan ini berjumlah ratusan ribu orang. Tetapi jumlah total korban Islam sejak jaman Muhammad melampaui 280 juta orang dan ini belum termasuk orang Muslim sendiri yang dibunuh oleh sesamanya Muslim dalam pertikaian sektarian. Inilah buah-buah Islam. Anda akan mengenalinya dari buah-buah mereka, bukan trik-triknya.

Mengenai keajaiban-keajaiban angka-angka dalam Quran, ini juga adalah penipuan. Artikel-artikel yang diposting dalam situs ini: answering-islam.org/Quran/Numerics/ membuktikan bahwa klaim-klaim ini hanyalah tipuan.

Tentunya anda sudah pernah melihat tukang sulap. Mereka melakukan hal-hal yang aneh dan benar-benar dapat membuat anda terkesima. Tetapi mereka dengan jujur mengatakan pada anda bahwa semua itu hanyalah trik semata. Orang Muslim melakukan trik-trik serupa dengan perkataan dan konsep-konsep. Mereka dapat membuat orang-orang yang tidak tahu cara kerja trik-trik tersebut menjadi terkesan, tetapi saya telah mengekspos semua trik Zakir Naik yang adalah penipu ulung yang dimiliki orang Muslim. Saya berharap anda mempunyai waktu untuk membaca: this article dan melihat bagaimana ia membuat trik-triknya. Sekali anda mengetahuinya, anda juga akan menjadi pakar dalam hal itu dan dapat mengekspos trik-trik Islam.

Mengenai video orang bebal ini, yang menganggap dirinya telah melihat 7 surga dalam mimpinya, dan oleh karena Muhammad berbicara mengenai 7 surga sehingga Islam pastilah benar, saya telah menulis artikel mengenai subyek ini yang berjudul: The Seven Layers of Heaven dimana saya menunjukkan bahwa konsep 7 surga telah ada sebelum Islam dan mempunyai akar dalam paganisme. Muhammad mengungkapkan kembali apa yang pernah didengarnya. Jadi, jika ada 7 surga, maka itu adalah keajaiban yang dimiliki kaum Pagan dan bukan Muhammad yang hanya melakukan plagiat dari mereka.

Ia mengemukakan bahwa jika seseorang seperti Hitler bertobat sebelum kematiannya, maka tidaklah adil jika ia memasuki surga yang sama yang dimasuki oleh orang-orang yang baik. Ini hanya menunjukkan ketidakpahamannya mengenai surga. Surga bukanlah seperti yang diyakini oleh orang Katolik dan orang Muslim. Saya telah menulis sebuah artikel mengenai subyek ini yang berjudul: Should We Fear God? Saya menjelaskan mengapa Tuhan tidak suka menghukum manusia; itu bukan natur-Nya, tetapi mengapa semua tindakan dan pemikiran kita di dunia ini akan kembali seperti bumerang kepada kita dan kita akan mengalami apa yang telah kita lakukan kepada orang lain dalam jiwa kita. Jadi Hitler akan mengalami kesakitan dan penderitaan jutaan korbannya sebelum penebusannya. Tuhan tidak akan menghakimi atau menghukum siapapun. Tetapi ada hukum-hukum di dunia lain sama seperti di dunia kita sekarang ini pun ada hukumnya. Di akhirat kita akan menghidupi pengalaman-pengalaman mereka yang telah berhubungan (contact) dengan kita di dunia ini. Jika kita menunjukkan kebaikan kepada orang lain, kita akan mengalami kebaikan itu dan jika kita kejam kepada mereka maka kita pun akan mengalami kekejaman itu. Tidak ada penghakiman dan tidak ada penghukuman. Kita hanya menghidupi kembali kehidupan kita dan kehidupan orang-orang yang telah berinteraksi dengan kita dalam dunia ini. Jadi jika anda membahagiakan seseorang maka anda kan merasakan kebahagiaan itu, dalam proporsi yang persis sama. Jika ada menyakiti seseorang, anda akan merasakan kesakitan itu. Jika anda menyakiti jutaan orang, anda akan merasakan semua penderitaan dan kesakitan mereka. Hukum ini akan menangani keadilan tanpa perlu Tuhan menghakimi atau menghukum siapapun dan tidak tidak perlu membangun lapisan/tingkatan di surga dan neraka. Setiap orang akan pergi ke tempat yang sama, merasakan hal yang berbeda, sama seperti di dunia ini dimana semua orang tinggal di planet yang sama, namun ada yang berbahagia dan ada pula yang menderita.

Dengan menggunakan logika yang sama yang dimiliki orang ini, yang mengatakan bahwa tidaklah adil bila semua orang beriman pergi ke tempat yang sama karena dosa-dosa mereka memiliki tingkatan yang berbeda, lalu mengapa hanya ada 7 tingkatan surga? Jika seorang pembunuh bertobat, maka sebagai orang yang beriman ia akan pergi ke surga sebagai seorang pembunuh, tetapi sebagai  seorang pembunuh ia akan tinggal di surga yang terbawah. Lalu bagaimana dengan seorang pembunuh berantai yang bertobat sebelum ajalnya? Apakah ia pun akan pergi ke tingkatan surga yang sama dengan orang yang hanya 1 kali membunuh? Bukankah itu tidak adil? Lalu bagaimana dengan orang seperti Hitler? Mari berasumsi bahwa ia bertobat, akankah ia pergi ke surga yang sama tingkatannya dengan para pembunuh di atas? Saya berharap anda dapat melihat kejanggalan logika orang ini mengenai perlunya surga mempunyai 7 tingkatan. Oleh karena tidak ada dosa yang sama/setara, maka agar Tuhan dapat bersikap adil tentunya Ia harus mempunyai surga dengan jumlah tingkatan yang tidak terbatas.

Kebenarannya adalah, tidak ada tingkatan-tingkatan dalam surga. Tetapi jiwa-jiwa mempunyai tingkatan.

Lalu anda berkata, “tetapi bagaimana anda dapat mengetahui hal ini jika anda belum pernah pergi ke surga?” Saya memang belum pernah pergi kesana, tetapi sudah tidak terhitung orang yang pernah kesana dan mereka semua menceritakan hal yang sama. Berikut ini adalah beberapa diantaranya. Saya mengajak semua orang untuk menyaksikannya.

Berlanjut ke Part 2, Part 3, Part 4, Part 5, Part 6

Berlanjut ke Part 2, Part 3, Part 4, Part 5

Berlanjut ke.. Part 2

Ada lebih banyak lagi di Youtube. Yang dikatakan orang-orang ini berbeda dengan yang dikatakan Muhammad. Klaim-klaim Muhammad tidak masuk akal. Jika anda percaya kepadanya maka anda harus percaya bahwa Tuhan itu kejam dan bodoh. Di sisi lain, kisah-kisah orang-orang yang menjelang ajal sangat masuk akal. Saya tidak mengalami kesulitan untuk menerima akhirat yang seperti itu. Saya menerimanay bukan hanya karena hal itu masuk akal melainkan juga karena sesuai dengan penemuan-penemuan sains yang terbaru. Saya sedang mengerjakan sebuah artikel yang akan membahas topik tersebut.

Para ilmuwan mengatakan kepada kita bahwa informasi tersebut tidak hilang. Kita adalah informasi. Segala sesuai dapat dipecahkan ke dalam potongan-potongan kecil. Setiap tindakan dan setiap pemikiran yang kita miliki tidak dapat dihancurkan. Apa yang akan terjadi dengan informasi ini ketika kita mati? Jika ia tidak dapat dihancurkan lalu kemana perginya? Mereka yang telah mengalami kematian dan hidup kembali untuk menceritakannya kepada kita, bukan saja luar biasa, tetapi juga tidak dapat disanggah.

Pengalaman menjelang ajal bukanlah halusinasi. Ada orang-orang yang melihat dan mendengar dokter mereka dan para kerabat mereka di ruang tunggu ketika mereka sedang tidak sadarkan diri dalam ruang operasi. Kemudian mereka menceritakan apa yang mereka lihat dan dengar. Ini membingungkan dokter-dokter mereka. Tidak mungkin mereka melihat atau mendengar hal-hal tersebut sedangkan mereka tengah tidak sadarkan diri karena pengaruh bius, dan terutama apa yang terjadi di ruangan lain. Cobalah untuk menjelaskan kisah ini melalui lensa materialistik.

Konsep-konsep mengenai surga yang orgiastik dan dipenuhi perawan-perawan bagi para teroris Muslim, dan neraka yang dibuat untuk Bunda Teresa dan orang non Muslim lainnya, seperti yang digambarkan Muhammad, sangatlah gila. Sudah jelas bahwa ia adalah seorang penipu dan pendusta. Ia benar-benar tidak paham akan dunia spiritual. Saya akan menulis lebih banyak mengenai hal itu, tetapi untuk saat ini anda dapat membaca artikel ini: Why Muhammad Loves Me Most? , dimana saya menyinggung subyek ini secara singkat.

Jika mimpi orang ini mendengar lalalala adalah bukti bahwa Islam itu benar, maka mimpi semua orang yang melihat Yesus (lihat: these Muslims seeing Jesus ) juga harus menjadi bukti bahwa Islam itu salah. Berbeda dengannya, mereka tidak hanya mendengar lalalala. Mereka bertemu dengan Yesus yang datang kepada mereka dan berbicara pada mereka, dan tidak membiarkan mereka menebak-nebak.

Mimpi bukanlah pesan dari dunia lain, melainkan pesan-pesan dari alam bawah sadar kita. Adalah mungkin untuk memimpikan pikiran-pikiran, perasaan-perasaan dan kejadian-kejadian di masa depan. Ini tidak boleh dijadikan bukti bahwa mimpi-mimpi seperti itu berasal dari Tuhan. Kita bahkan dapat memimpikan pikiran-pikiranorang lain. Ketika saya masih menjadi mahasiswa di Italia, saya bertemu dengan seorang gadis di jalan yang sedang melakukan pekerjaan misi, dan ia mengundang saya untuk pergi ke gerejanya. Ketika itu saya belum dapat mengerti bahasa Italia dan saya duduk disana sambil melamun. Saya melihat devosi orang-orang itu dan pikiran saya bermain-main, bertanya-tanya seandainya ada orang yang masuk ke gereja mereka dan memaksa mereka dengan todongan senjata api agar mereka murtad, apakah mereka akan murtad untuk menyelamatkan nyawa mereka ataukah mereka akan menyerahkan nyawa mereka demi iman mereka? Ini hanya pikiran sambil lalu. Kita mempunyai jutaan pikiran seperti itu setiap hari. Ketika saya kembali ke rumah, wanita yang menyewakan kamar untuk saya mengatakana bahwa kemarin malam ia bermimpi melihat saya masuk ke sebuah gereja dan mengacungkan senjata api kepada para pemercaya agar murtad. Ia memimpikan pikiran-pikiran saya sebelum saya memikirkannya. Bagaimana mungkin hal itu terjadi? Kebetulan? Tidak juga! Fisika kuantum mulai menemukan jawaban atas teka-teki ini.

Kita tidak dapat memahami mimpi. Sekalipun kita dapat memimpikan pikiran orang lain, maka adalah bodoh jika menganggapnya sebagai bukti kebenaran. Dan jika anda menyaksikan video-video yang saya berikan dalam artikel ini, anda akan melihat bahwa orang-orang yang mempunyai pengalaman menjelang ajal mengatakan bahwa mereka dapat melihat pikiran-pikiran jiwa-jiwa lain dan pikiran-pikiran orang-orang yang masih hidup.

Muhammad adalah nabi palsu karena buah-buahnya beracun. Itulah satu-satunya kriteria sahih yang harus kita gunakan. Mimpi dan mujizat bukanlah kriteria yang tepat. Semua itu dapat sangat menyesatkan karena dapat diadakan dengan sangat mudah oleh para penipu. Tetapi anda tidak dapat tertipu dengan melihat buah-buah yang dihasilkan oleh orang yang mengklaim dirinya sebagai nabi.

Tuhan adalah Kasih. Pengajaran/pesan Muhammad adalah pengajaran kebencian. Bagaimana mungkin Tuhan memberikan pesan yang sedemikian jahatnya kepada umat manusia?

28 Juli, 2013

Lewis membalas dengan surel berikut ini

Saya telah membacanya! Walau demikian saya mempunyai pertanyaan lain.. Saya tidak yakin jika ada sesuatu yang salah dengan saya, tetapi saya sangat penasaran dan berusaha mencari tahu. Semua itu sudah sampai pada titik dimana saya tidak dapat melakukan hal yang lainnya hingga saya mengalami jalan buntu. Ini sangat menjengkelkan. Apakah anda tahu kira-kira apa yang saya alami ini?

p.s. ini nampaknya sangat meyakinkan http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=pcmpI1gsOkI

saya sangat bingung

Dalam jawaban saya untuk anda, saya meminta anda untuk membaca sanggahan saya terhadap semua klaim Zakir Naik bahwa Quran memuat mujizat-mujizat. http://www.faithfreedom.org/debates/NaikCampbellintro.htm

Dalam artikel yang panjang ini saya menyanggah semua klaim Naik yang berjumlah 30 dengan menggunakan bukti-bukti yang banyak. Jika anda telah membacanya anda akan menyadari bahwa orang Muslim berbohong untuk membuktikan agama mereka benar. Pertama-tama mereka membohongi diri sendiri karena mereka sangat yakin mereka menginginkan dusta itu menjadi kebenaran. Mereka berbohong kepada orang lain karena mereka beranggapan mereka sedang melayani sesama dengan membuat orang lain memeluk Islam. Berbohong adalah bagian integral dari dakwah islami. Berbohong merupakan aturan yang tidak terucapkan yang diajarkan dengan kuat kepada setiap anak Muslim dan mualaf.

Sebagai contoh, 7 tingkatan surga (lihat: seven layers of heaven ) yang telah anda kemukakan. Dalam artikel saya, saya mengutip Adnan Okhtai alias Haroun Yahya yang mengklaim bahwa ke-7 tingkatan ini adalah lapisan-lapisan fisik dalam atmosfir http://alisina.org/blog/2010/11/11/layers-of-heaven/ Saya menunjukkan bahwa ia keliru. Mualaf yang anda lihat dalam video anda mengatakan ada 7 tingkatan surga dan neraka yang tidak kelihatan. Ia mendasari klaimnya pada mimpinya. Apakah ini cara ilmiah untuk menguatkan sebuah fakta? Saya juga menunjukkan mengapa tidak logis bagi Tuhan jika Ia hanya memiliki 7 tingkatan surga dan neraka. Bahkan keadilan manusia yang tidak mengklaim diri sebagai sahih pun masih lebih adil. Tingkatan hukuman yang kita miliki bagi para penjahat dan pelanggar hukum sangat beragam. Kita tidak mengumpulkan mereka hanya ke dalam 7 kategori. Gagasan mengenai 7 surga dan 7 neraka adalah gagasan yang bodoh. Terserah anda untuk memutuskan apakah mimpi-mimpi orang ini adalah mimpi palsu ataukah Tuhan itu tidak adil dan bodoh. Mana yang lebih masuk akal untuk anda?

Kini kita telah memiliki bukti bahwa orang Muslim berdusta dan mereka berpikir berdusta adalah perbuatan baik untuk menjadikan Islam dominan, lalu sejauh mana kita harus memercayai klaim yang dibuat orang Muslim mengenai air Zamzam? Berapa besar kemungkinan mereka juga berdusta dalam kasus ini? Adakah universitas atau laboratorium non Muslim yang independen dan terpercaya yan mengkonfirmasi klaim ini?

Klaim bahwa air Zamzam mempunyai energi yang baik belum terbukti. Jika klaim itu benar, orang Muslim yang suka membuat dunia ini terkesan dengan natur keajaiban agama mereka tentu akan mengirimkan air tersebut ke sebuah laboratorium (yang tidak dipengaruhi Muslim) untuk menganalisanya secara independen dan mempublikasikan hasilnya dalam sebuah jurnal ilmiah. Ini akan memberikan agama mereka sebuah “tenaga dorong” yang besar. Tetapi mereka tidak akan melakukannya karena mereka tahu bahwa mereka berbohong. Air Zamzam telah diuji dan ditemukan bahwa air itu telah mengalami kontaminasi yang sangat parah. Penjualannya dilarang/ilegal di Inggris. Air itu mengandung arsenik pada tingkat yang sangat berbahaya. Air Zamzam tidak dapat menyembuhkan anda, sebaliknya dapat membuat anda sakit sangat parah. http://www.adweek.com/adfreak/holy-water-mecca-marketed-illegally-uk-131396

Tontonlah video ini untuk mendapatkan kebenaran mengenai air Zamzam.

Sekarang mari kita berasumsi bahwa klaim omong kosong mengenai mujizat-mujizat itu benar adanya. Apa kriteria seorang nabi yang benar? Bukankah kita harus melihat buah-buahnya? Bagaimana seorang pembunuh massal, pemerkosa, pencuri, penyiksa, pedofil, dan pembantai dapat menjadi seorang nabi Tuhan?

Masalahnya sudah jelas. Orang yang hendak mencari kebenaran, yang harus dilakukannya hanyalah melihat kepada kehidupan Muhammad yang menjijikkan, pengajarannya yang penuh kebencian dan kekerasan, kebiadaban para pengikutnya yang benar-benar buruk, keterbelakangan kesengsaraan yang mereka timbulkan, maka akan terlihat jelas bahwa kita sedang menghadapi sebuah keyakinan yang demonis.

Anda bertanya mengapa anda terusik oleh Islam. Muhammad adalah orang yang paling jahat yang pernah dilahirkan di muka bumi ini. Alih-alih melihat kepada buahnya, mengapa anda terpesona kepada klaim-klaim omong kosong dan dusta mengenai mujizat-mujizatnya? Ini adalah pertanyaan yang harus anda jawab sendiri. Mengapa nalar, fakta dan kebenaran hanya berdampak sedikit pada anda dan anda terpesona kepada dusta belaka? Bagaimana bisa kejahatan-kejahatan Muhammad yang menjijikkan tidak memengaruhi anda, sedangkan penipuan-penipuan tidak berdasar itu mengesankan anda? Bagaimana saya dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan ini? Asumsikan saja klaim-klaim ini benar, semua itu tetap tidak dapat membuktikan bahwa Muhammad adalah nabi Tuhan. “Engkau akan mengenali mereka melalui buah-buahnya”. Mereka dapat “membuat tanda-tanda ajaib untuk menipu, jika memungkinkan, bahkan [menipu] orang-orang pilihan”. Kebenarannya adalah, tanda-tanda seperti itu tidak eksis dan semuanya adalah dusta agar anda terpesona sehingga tidak perlu dijelaskan.

Tuhan telah menciptakan berbagai macam orang, sama seperti Ia menciptakan berbagai macam hewan. Lebah tertarik kepada bunga dan lalat tertarik kepada tinja. Ada orang-orang yang secara natural tertarik kepada kajahatan. Jadi jangan terlalu keras kepada diri anda sendiri. Mungkin Tuhan menciptakan anda seperti ini. Para pecandu tertarik kepada narkoba. Para penjahat tertarik kepada kejahatan. Mungkin sudah natur anda tertarik kepada kebohongan. Orang yang baik tidak akan tertarik kepada Islam. Para mualaf dapat dibagi menjadi 2 kelompok: orang yang jahat dan orang yang bodoh. Orang bodoh pada akhirnya akan sadar dan mereka semua mengakui bahwa keputusan mereka untuk memeluk Islam adalah keputusan yang terbodoh yang mereka lakukan dalam hidup. Orang jahat mencintai Islam. Mereka mendapati Islam adalah agama yang menyetujui hasrat mereka untuk membenci dan membunuh, bahkan menjanjikan mereka pahala seksual.

Dan saya setuju.. anda memang benar-benar bingung. Saya kuatir kebingungan anda memang disengaja.